Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bakteri coliform dan non coliform pada saluran pernapasan sapi bali yang dipelihara di dataran rendah dan dataran tinggi. Sampel diambil pada sapi pedet, dara, dan dewasa sebanyak 36 sampel, kemudian ditumbuhkan pada media Salmonella Shigella Agar dengan metode sebar. Data jumlah koloni coliform dan non coliform dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bakteri coliform pada sapi bali di dataran tinggi sebanyak 1287,96 Colony Forming Unit/g dan di dataran rendah sebanyak 643,9798 CFU/g dan bakteri non coliform pada dataran tinggi sebanyak 162,2464 CFU/g dan di dataran rendah sebanyak 81,12321 CFU/g. Bakteri coliform dan non coliform yang diperoleh di dataran tinggi menunjukkan perbedaan yang tidak nyata dengan bakteri yang diperoleh di dataran rendah.
Cite
CITATION STYLE
Wiliantari, P., Besung, I. N. K., & Tono PG, K. (2018). Bakteri Coliform dan Non Coliform yang Diisolasi dari Saluran Pernapasan Sapi Bali. Buletin Veteriner Udayana, 40. https://doi.org/10.24843/bulvet.2018.v10.i01.p06
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.