KARAKTERISTIK RUANG PADA RUMAH TRADISIONAL TANEAN LANJHANG DI DESA BANDANG LAOK KECAMATAN KOKOP, KABUPATEN BANGKALAN MADURA

  • Kurnia W
  • Nugroho A
N/ACitations
Citations of this article
84Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tanean Lanjhang merupakan bentuk rumah tradisional Madura yang memiliki komponen-komponen yang di antaranya adalah Langghar (Musholla), rumah utama yang diikuti rumah-rumah lainnya yang pada umumnya berderet dari Barat ke Timur, sesuai dengan urutan dalam keluarga, dapur, kandang, dan Tanean (pekarangan). Pada penelitian ini dibahas tentang karakteristik ruang pada rumah tradisional Tanean Lanjhang di Desa Bandang Laok, Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura yang terfokus pada beberapa kelompok Tanean Lanjhang di Dusun Baktalbak. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menganalisis hasil identifikasi karakteristik ruang pada masing-masing kelompok Tanean. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola Tanean Lanjhang yang hanya terdapat 1 rumah utama saja disebabkan oleh keterbatasan lahan untuk mendirikan rumah hunian baru, sehingga keluarga baru/muda harus membuat rumah hunian lain dengan pola Tanean Lanjhang juga. Selain itu terdapat persamaan bentuk ruang dengan ukuran ruang yang bervariasi, sesuai dengan fungsi dan kegunaan. Sementara itu, perbedaan pembatas ruang dan komponen ruang menunjukkan tingkat perekonomian yang berbeda  Tanean Lanjhang is a form of  Madurese  traditional house  which have components  of  Langghar (mosque), the main house followed by other homes that are generally rows from  West to East, according to the order in the family, kitchen, stables, and Tanean (yard). This  study discussed about the characteristics of space in a traditional house Tanean Lanjhang in  the village of Bandang Laok, Kokop District, Bangkalan Regency, Madura, which focused on  several groups of Tanean Lanjhang in Baktalbak village. The method used in this research is  descriptive qualitative by analyzing space characteristics on each Tanean group. The results  showed that the pattern  of Tanean Lanjhang with one main house was caused by the  limitation of land to build a new residential house, so the new family must build another  residential house with Lanjhang Tanean pattern also. In addition, there is a similarity of form  of space with room sizes in vary according to the functionality and usability. While the  difference  of space  barrier  and  space  components  showed  the  different  levels of the  economy.REFERENCESArimbawa, W., Santhyasa, I Komang Gede. 2010.   Perspektif Ruang Sebagai Entitas Budaya Lokal: Orientasi Simbolik Ruang Masyarakat Tradisional Desa Adat Penglipuran, Bangli-Bali. Local Wisdom Jurnal Ilmiah OnlineDepartemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1982. Sistem Kesatuan Hidup Setempat   Daerah Jawa Timur. Jakarta: Depertemen Pendidikan dan Kebudayaan.Haryadi., Setiawan, B .1995, Arsitektur Lingkungan dan Perilaku. Dirjen Dikti, Depdikbud RI.Hermanto, H. 2008. Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap Perubahan Fungsi Ruang di Serambi Pasar Induk Wonosobo. Universitas Diponegoro. SemarangLefebvre, Henry. 1991. The Production of Space. Blackwell Publishing. United Kingdom.Maulidi, Chairul. 2010, Harmonisasi ruang, alam dan budaya tradisional madura: sebuah konsep adaptasi lingkungan perkotaan terhadap dampak perubahan iklim. Program Studi Rancang Kota Sekolah Arsitektur, Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan Institut Teknologi BandungRapoport, Amos, 1969, House Form and Culture. Englewood Cliffs,N.J. Prentice-Hall, Inc.Sarwono, Sarlito Wirawan. 1992. Psikologi Lingkungan. PT Gramedia, JakartaTulistyantoro, Lintu. 2005. Makna Ruang Pada Tanean Lanjang Di Madura, Dimensi Interior,   Vol. 3, No. 2: 137 "“ 152.    Wahid, J., Alamsyah, B. 2013. Teori Arsitektur; Suatu Kajian Perbedaan Pemahaman Teori Barat dan Timur. Graha Ilmu, YogyakartaWiryoprawiro, Zein, M. 1986. Arsitektur Tradisional Madura "“ Sumenep. Laboratorium Arsitektur Tradisional Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya

Cite

CITATION STYLE

APA

Kurnia, W. A., & Nugroho, A. M. (2015). KARAKTERISTIK RUANG PADA RUMAH TRADISIONAL TANEAN LANJHANG DI DESA BANDANG LAOK KECAMATAN KOKOP, KABUPATEN BANGKALAN MADURA. LANGKAU BETANG: JURNAL ARSITEKTUR, 2(1), 10–21. https://doi.org/10.26418/lantang.v2i1.13836

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free