Abstract
Program satuan pendidikan aman bencana masih terdapat berbagai kendala dalam implementasinya sehingga tujuan utama program satuan pendidikan aman bencana belum terwujud. Tujuan penelitian ini untuk menemukan solusi hambatan pelaksanaan program satuan pendidikan aman bencana dalam perspektif teori kognitif sosial. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode pengambilan data telaah literatur. Penelitian ini menggunakan jenis telaah realis, karena ingin menginterpretasikan kondisi nyata satuan pendidikan aman bencana dan kemudian memberikan penguatan dan/atau solusi apabila ditemukan kelemahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan teori kognitif sosial supaya program SPAB terwujud tujuan utamanya perlu ada interaksi timbal balik antara diri pribadi siswa, perilaku guru dan orangtua, serta lingkungan yang merepresentasikan tangguh bencana. Karena teori kognitif sosial berpandangan bahwa siswa akan meniru kebiasaan guru dan orangtua. Maka guru dan orangtua yang berperilaku tangguh menghadapi bencana, akan direkam dan diimplementasikan oleh para siswa. Hasil rekam siswa terhadap perilaku guru dan orangtua, kemudian didukung dengan lingkungan yang tangguh bencana maka akan menghasilkan generasi yang tangguh menghadapi bencana.
Cite
CITATION STYLE
Widodo, E., Siti Irene Astuti Dwiningrum, & Hastuti. (2024). Program Satuan Pendidikan Aman Bencana dalam Perspektif Teori Kognitif SosialProgram Satuan Pendidikan Aman Bencana dalam Perspektif Teori Kognitif Sosial. Jurnal Pendidikan Geografi Undiksha, 12(3), 294–304. https://doi.org/10.23887/jjpg.v12i3.75265
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.