Diversifikasi Produk Simplisia Herbal di Desa Catur Kintamani Kabupaten Bangli

  • Darmawijaya I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
26Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Program pemberdayaan masyarakat melalui pembudidayaan dan pengolahan herbal di Desa Catur telah menghasilkan bibit tanaman herbal untuk dibagikan kepada warga, serta beberapa produk olahan herbal yang dikenal dengan Catur Wangi. Namun, karena suburnya lahan di Desa Catur, produktivitas kebun herbal induk dan kebun warga menjadi lebih tinggi daripada kebutuhan akan bahan-bahan untuk membuat produk-produk olahan herbal yang selama ini sudah diajarkan. Oleh karena itu, ada kelebihan pasokan bahan baku (excess supply) berupa hasil panen tanaman herbal, baik yang berupa daun, bunga, batang, maupun akar tanaman herbal. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk memberikan keterampilan untuk membuat simplisia bagi Kader PKK melalui UP2K di Desa Catur Kintamani Bangli. Dengan memiliki keterampilan ini, diharapkan para Kader PKK dapat memiliki keterampilan membuat simplisa yang dapat digunakan secara mandiri dan keluarga serta dapat mengembangkan dalam wirausaha berkaitan dengan pelayanan kesehatan sehingga dapat menambah pendapatan keluarga. Hasil pelaksanaan pengabdian ini adalah tingkat pengetahuan mitra meningkat dari tidak tahu menjadi tahu tentang pengetahuan dan konsep dasar simplisia dan semua anggota mitra, mitra memiliki keterampilan dalam teknik pembuatan simplis ia, dan mitra memiliki produk simplisia herbal dengan menggunakan kemasan dan merek dagang yang menarik sehingga dapat meningkatkan harga jual

Cite

CITATION STYLE

APA

Darmawijaya, I. P., & Susanto, P. C. (2021). Diversifikasi Produk Simplisia Herbal di Desa Catur Kintamani Kabupaten Bangli. Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Iptek (JASINTEK), 3(1), 9–14. https://doi.org/10.52232/jasintek.v3i1.65

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free