Laporan Keuangan Bukan Lagi Sosok Menakutkan dengan “Bukuwarung”

  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
7Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Era digitalisasi saat ini kian memacu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk lebih meningkatkan pelayanannya agar tidak tergerus oleh kemajuan zaman. Dengan adanya proses digitalisasi dalam kegiatan bisnis UMKM, diharapkan akan semakin memudahkan para pelaku UMKM untuk dapat menyajikan laporan keuangan yang sesuai. Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk dapat menyusun suatu laporan keuangan yang baik dan sesuai, para pelaku UMKM ini harus memiliki pengetahuan terkait akuntansi. Namun sayangnya, masih banyak pelaku UMKM yang belum terlalu mengenal pencatatan akuntansi, belum mampu menyusun laporan keuangan yang baik dan benar, belum memanfaatkan teknologi untuk melakukan pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan, serta masih merasa kesulitan dalam menentukan harga jual yang bersaing. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pengenalan dan edukasi dalam menggunakan software agar para pelaku UMKM dapat dengan mudah mencatat dan menyusun laporan keuangannya serta memberikan pemahaman dan cara mudah dalam menentukan harga jual yang bersaing kepada para pelaku UMKM. Aplikasi “Bukuwarung” ini merupakan aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan serta dapat membuat target pendapatan melalui penentuan harga jual yang tepat dan sesuai.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aeni Dwi Ana Sofia, S. N. (2024). Laporan Keuangan Bukan Lagi Sosok Menakutkan dengan “Bukuwarung.” Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia, 6(2), 162–171. https://doi.org/10.21632/jpmi.6.2.162-171

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free