Survei Kebocoran Jaringan Pipa Di Kampung Unipokpok Kabupaten Fakfak

  • Zharin F. Syahdinar
  • Imran Kacong
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sistem perpipaan pada umumnya sangat bermanfaat bagi masyarakat sebagai distribusi atau penyaluran air bersih untuk kebutuhan rumah tangga maupun fasilitas umum. Selain itu sistem perpipaan juga mempunyai kelemahan seperti mengalami kebocoran pada pipa. Penyebab kebocoran pipa terdiri dari kebocoran fisik maupun non fisik. Hal ini yang terjadi di kampung Uni Pokpok sehingga menjadi salah satu  masalah yang membutuhkan perhatian dan penanganan khusus dari pihak masyarakat, pemerintah dan PDAM. Penelitian ini mensurvey jumlah titik becoran dan debit akibat kebocoran jaringan pipa di kampung unipokpok. Dari hasil survey diperoleh penyebab kebocoran pipa primer terjadi karena kondisi fisik pipa yang mengalami korosi sehingga menyebabkan kebocoran pada pipa primer tersebut. Jumlah kebocoran yang terjadi sebanyak 5titik. Selain itu kebocoran pipa non fisik pada jalur tersier terjadi karena adanya penyambungan pipa tanpa menggunakan meter air. Jumlah kebocoran non fisik atau sambungan tanpa menggunakan meter air adalah sebanyak 5 sambungan. jumlah volume air yang keluar akibat kebocoran fisik adalah sebesar 1149 L/Jam, dan jumlah air yang keluar akibat kebocoran non fisik adalah sebesar 5400 L/Jam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Zharin F. Syahdinar, & Imran Kacong. (2020). Survei Kebocoran Jaringan Pipa Di Kampung Unipokpok Kabupaten Fakfak. Jurnal Informasi, Sains Dan Teknologi, 3(2), 61–66. https://doi.org/10.55606/isaintek.v3i2.36

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free