KONSELING SEBAGAI SUATU SISTEM PENDIDIKAN SEKOLAH

  • Sodik A
N/ACitations
Citations of this article
82Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konseling sebagai inti atau jantung dari program bimbingan merupakan bagian integral atau salah satu komponen di dalam sistem pendidikan sekolah. Untuk memahami secara mendalam fungsi konseling sebagai salah satu komponen dalam sistem pendidikan sekolah, konseling itu sendiri harus dipandang sebagai suatu sistem yang terdiri dari beberapa unsur, yaitu konselor, klien, tujuan konseling, teknik konseling, dan suasana lingkungan. Apabila unsur-unsur tersebut dikaji mendalam, dapat menghasilkan sembilan langkah pokok yang merupakan bagian yang tak terpisahkan di dalam proses konseling, yaitu: kelengkapan subjek pengubah (konselor), hubungan awal antara konselor dengan klien, pengkajian keadaan klien, penetapan apa yang perlu diubah, penetapan tujuan perubahan, rencana usaha pencapaian tujuan, pelaksanaan usaha, penilaian dan penerimaan umpan balik, dan tindak lajut. Dengan penerapan secara sistematis kesembilan langkah pokok tersebut dalam keseluruhan proses konseling, memungkinkan konselor dengan efektif dan efisien dapat membantu klien memikirkan jalan keluar atau alternatif bantuan yang sesuai dengan keadaan dan kompleksitas masalah kliennya.  Kata kunci: Layanan Konseling, Sistem Pendidikan Sekolah

Cite

CITATION STYLE

APA

Sodik, A. (2016). KONSELING SEBAGAI SUATU SISTEM PENDIDIKAN SEKOLAH. Hisbah: Jurnal Bimbingan Konseling Dan Dakwah Islam, 13(1), 1–17. https://doi.org/10.14421/hisbah.2016.131-01

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free