PENAFSIRAN BIL RA’YI ZAMAN NABI MUHAMMAD SAW.

  • Rauf R
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk meneliti metode penafsiran pada zaman Nabi Muhammad Saw. Baik penafsiran yang dilakukan oleh Nabi Muhammad ataupun oleh para sahabat. Pada saat wahyu masih turun, Nabi Muhammad menjelaskan kepada para sahabatnya makna dari pada ayat Al Quran, akan tetapi tidak semua ayat dijelaskan secara terperinci oleh Nabi Muhammad saw. Sahabat memahami ayat al Quran dari penjelasan Nabi Muhammad Saw dan juga dari pemahaman mereka sendiri. Karena al Quran turun sesuai dengan Bahasa mereka. Peneliti menemukan bahwa sahabat pun melakukan penafsiran secara bil ra’yi. Walaupun demikian tafsiran sahabat akan dikonfirmasikan kepada Nabi Muhammad. Ada yang kemudian diluruskan oleh Nabi Muhammad Saw dan ditunjukkan makna yang benar dan ada pula yang dibenarkan oleh Rasulullah dan tidak menyalahkannya. Peneliti menyimpulkan bahwa penafsiran dengan pendapat atau bil ra’yi memiliki akar sejak zaman Nabi Muhammad Saw.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rauf, R. A. (2021). PENAFSIRAN BIL RA’YI ZAMAN NABI MUHAMMAD SAW. Jurnal Ushuluddin: Media Dialog Pemikiran Islam, 23(2). https://doi.org/10.24252/jumdpi.v23i2.23496

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free