KOMPLEKSITAS PEMBAJAKAN KONTEN DI ERA DIGITAL

  • Wibowo T
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sebuah buku menarik yang rilis di tahun 2014 untuk membicarakan isu yang sensitif yaitu pembajakkan ( piracy ) di budaya kontemporer yang diasosiasikan dengan budaya berbagi ( file sharing/ peer-to-peer ) di dunia digital sekarang ini. Konsep umumnya adalah bagaimana seseorang ‘bersembunyi’ di balik layar komputer untuk mengunduh, baik musik, film, atau file digital lain, melintasi batas geografis secara anonimous atau melakukan  hacking  sebuah sistem komputer. Buku ini terdiri dari beberapa artikel penelitian dengan sebuah tema besar pembajakkan. Tidak hanya itu, tema besar ini pun dibagi menjadi tiga bagian spesifik, yaitu ontologi, politik, dan praktik terkait pembajakkan. Hal ini memudahkan bagi pembaca untuk mengikuti kumpulan artikel ini dalam sebuah kerangka besar pembajakkan yang digambarkan melalui sebuah sisi lain dari modernitas. Buku ini terbagi menjadi tiga tema.  Pertama  yaitu perilaku pembajakkan ini tidak hadir begitu saja/ taken for granted .  Kedua , politik dari pembajakkan dari perspektif makro, dan menganalisis bagaimana privasi menghubungkan struktur kekuasaan dan proses transformasi. Terakhir, membahas beberapa praktik pembajakkan dan implikasi dari beragam konteks pembajakkan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wibowo, T. O. (2018). KOMPLEKSITAS PEMBAJAKAN KONTEN DI ERA DIGITAL. Jurnal Kawistara, 7(2), 201. https://doi.org/10.22146/kawistara.33534

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free