Efekrivitas Ekstrak Daun Sungkai (Peronema Canescens) di Kalimantan Tengah Sebagai Antiinflamasi

  • Latifah N
  • Saputri R
  • Nastiti K
N/ACitations
Citations of this article
45Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Infeksi covid-19 banyak menimbulkan gejala inflamasi seperti sakit tenggorokan hingga kematian karena respon inflamasi berlebihan pada organ pernapasan. Daun sungkai (Peronema canescens) merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan masyarakat dayak untuk mengatasi gejala yang disebabkan covid-19, sehingga perlu dibuktikan secara ilmiah apakah daun sungkai efektif sebagai antiinflamasi. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui efektifitas dan dosis yang efektif ekstrak daun sungkai (Peronema canescens) di Kalimantan Tengah sebagai antiinflamasi. Hasil penelitian yaitu jika ekstrak daun sungkai dari dosis 100- 400mg/KgBB mempunyai efektif antiinflamasi. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kelompok ekstrak daun sungkai dengan kelompok kontrol positif. Hasil analisis Post Hoc dengan uji LSD menunjukkan dosis 400mg tidak berbeda signifikan dengan dosis 100mg dan 200mg menunjukkan efektifitasnya sama. Ekstrak daun sungkai memiliki kemampuan sebagai antiinflamasi pada dosis efektif 100mg/KgBB.

Cite

CITATION STYLE

APA

Latifah, N., Saputri, R., & Nastiti, K. (2024). Efekrivitas Ekstrak Daun Sungkai (Peronema Canescens) di Kalimantan Tengah Sebagai Antiinflamasi. Jurnal Surya Medika, 10(2), 78–83. https://doi.org/10.33084/jsm.v10i2.7727

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free