ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA 43 BULAN MELALUI TATARAN FONOLOGI (KAJIAN MEAN LENGTH OF UTTERANCE)

  • Indriyani O
  • Setiawan H
N/ACitations
Citations of this article
25Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemerolehan bahasa pertama merupakan proses pertama kalinya otak manusia memperoleh pengetahuan mengenai bahasa secara tanpa disadari. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini akan terfokus pada pemerolehan bahasa pertama pada anak melalui kajian MLU dan aspek fonologi. Maka, tujuan dalam penelitian ini untuk memaparkan berbagai panjang tuturan pada anak usia 43 bulan dan perubahan bunyi bahasa yang diujarkannya. Hasil dari penelitian ini, jumlah tuturan pada anak usia 43 bulan yang paling tinggi adalah berjumlah tuturan 8 kata, kemudian setelah melakukan perhitungan MLU dapat diketahui bahwa anak yang dijadikan sebagai subjek penelitian telah memiliki kemampuan pemerolehan bahasa pertama yang sesuai dengan rata-rata tahapan seusianya, yaitu tahapan IX (3,44). Selain itu, anak tersebut sudah menguasai seluruh huruf vokal, tetapi memiliki penguasaan huruf konsonan /r/, /l/, /s/, dan /m/ yang rendah, karena seringkali mengalami perubahan bunyi pada tuturannya

Cite

CITATION STYLE

APA

Indriyani, O., & Setiawan, H. (2022). ANALISIS PEMEROLEHAN BAHASA PERTAMA PADA ANAK USIA 43 BULAN MELALUI TATARAN FONOLOGI (KAJIAN MEAN LENGTH OF UTTERANCE). Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(2), 565–578. https://doi.org/10.31943/bi.v7i2.282

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free