Abstract
Artikel ini yang merupakan kajian berbasis literatur bertujuan untuk mengeksplorasi manhaj tarjih dan tajdid dalam tradisi Muhammadiyah sebagai asas dalam mengembangan pemikrian. Kajian keislaman dalam Muhammadiyah tidak hanya diperuntukan dalam kerangka studi agama an sich, tetapi sebagai proses untuk memahami Islam secara komprehensif sehingga dapat menghadirkan Islam rahmatan lil alamin bukan hanya pada tataran konsep tetapi lebih aplikatif sejalan dengan filosofi baldatun toyyibatun wa rabbun ghofur. Asas pengembangan pemikiran Muhammadiyah didasari atas 16 pokok uraian, kaidah tarjih merujuk pada ijma’, qiyas, maslahah mursalah dan al-urf, sedangkan metode tarjih meliputi bayani, burhani dan istislahi adapun berkaitan dengan pemikiran menggunakan bayani, burhani dan irfani.
Cite
CITATION STYLE
Setiawan, B. A. (2019). Manhaj Tarjih Dan Tajdid : Asas Pengembangan Pemikiran dalam Muhammadiyah. TARLIM : JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM, 2(1), 35. https://doi.org/10.32528/tarlim.v2i1.2068
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.