OPTIMASI PEMBUATAN TEPUNG FERKUSI (FERMENTASI KULIT SINGKONG) DITINJAU DARI VARIASI PENAMBAHAN ANGKAK

  • Ayuningtyas I
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tepung ferkusi adalah tepung kulit singkong yang difermentasi menggunakan angkak. Proses fermentasi bertujuan untuk meningkatkan protein dan menghilangkan HCN. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan tepung ferkusi yang paling optimum ditinjau dari berbagai konsentrasi penambahan angkak. Fermentasi dilakukan dengan variasi penambahan konsentrasi angkak 0%, 5%, 10%, 15%, dan 20%. Parameter uji yang digunakan, yaitu analisa proksimat, aktivitas antioksidan (IC50), analisa HCN dan analisa kandungan asam amino. Data penelitian dianalisis menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan konsentrasi penambahan angkak sebagai perlakuan dan waktu analisa sebagai kelompok. Hasil menunjukkan bahwa tepung dengan penambahan angkak sebanyak 5% merupakan hasil optimum dengan kadar air 10,64%, kadar abu 6,13%, karbohidrat 31,92%, protein 5,79%, lemak 5,49%, serat kasar 16,20%, derajat asam 8,21 mL NaOH 0,1 N/100g, IC50 4453,32 ppm, dan kandungan HCN bernilai negatif. Tepung ferkusi dengan penambahan angkak 5% mengandung 17 asam amino, yaitu aspartat, glutamat, serin, glisin, histidin, arginin, threonin, alanin, prolin, valin, isoleusin, leusin, phenilalanin, lisin, tirosin, sistein, dan metionin. Asam amino yang paling tinggi kadarnya adalah glutamat (8528,59 ppm) dan yang paling rendah sistein (175,04 ppm).

Cite

CITATION STYLE

APA

Ayuningtyas, I. A. (2016). OPTIMASI PEMBUATAN TEPUNG FERKUSI (FERMENTASI KULIT SINGKONG) DITINJAU DARI VARIASI PENAMBAHAN ANGKAK. Jurnal Aplikasi Teknologi Pangan, 5(2). https://doi.org/10.17728/jatp.171

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free