Kerajinan Gerabah Desa Pejaten: Adaptabilitas Perajin Tradisi di Era Globalisasi

  • Artayani I
N/ACitations
Citations of this article
60Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini mengkritisi fenomena yang berkembang pada kerajinan gerabah di Desa Pejaten pada era global. Perkembangan kerajinan gerabah menghadapi tantangan besar bersaing dengan produk modern. Menghadapi fenomena yang demikian perajin Desa Pejaten memilih tetap bertahan (survivel) dalam usaha mengembangkan seni tradisinya dan mampu menyesuaikan diri (adaftif) dalam menghadapi perubahan pasar. Tujuan penelitian ini untukmengetahui keberhasilan perajin tradisi dalam melakukan adaptasi terhadap perubahan jaman. Keberhasilan mereka dengan pengembangan strategi berupa kekuatan modal budaya yang dimiliki perajin, melalui pola pewarisan dari generasi ke generasi dan melanjutkan membuat produk gerabah, dengan menjaga kolektivitas sesama perajain gerabah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, ditemukan bahwa penentu adaptabilitas dengan pola pikir positif, memiliki tekad yang kuat untuk berkembang serta pemahaman yang baik terhadap perubahan melalui proses belajar secara turun-temurun dan melakukan pengembangan bentuk dan desain pada benda gerabahnya, sehingga perajin menghasilkan karya berupa produk keramik tradisional yang berpariatif dengan desain yang menarik, unik memiliki ciri khas daerah dan sebagai pelestarian budaya tradisi dalam menghadapi persaingan di era global.

Cite

CITATION STYLE

APA

Artayani, I. A. G. (2021). Kerajinan Gerabah Desa Pejaten: Adaptabilitas Perajin Tradisi di Era Globalisasi. HASTAGINA: JURNAL KRIYA DAN INDUSTRI KREATIF, 1(01), 43–49. https://doi.org/10.59997/hastagina.v1i01.72

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free