Keberlanjutan Pengelolaan Perikanan Semar (Mene maculata) Di PPN Palabuhanratu Ditinjau Dari Aspek Sumber Daya Ikan

  • Fauzan I
  • Ediyanto E
  • F Telussa R
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perairan Palabuhanratu terletak di selatan Jawa Barat dan masuk dalam Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 573. PPN Palabuhanratu menjadi tempat pendaratan ikan semar (Mene maculata) di Pantai Selatan Jawa. Ikan semar merupakan salah satu ikan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia. Pada tahun 2015-2017, penangkapan ikan semar mencapai 573,44 ton. Ecosystem Appraoch to Fisheries Management (EAFM) adalah sebuah konsep bagaimana menyeimbangkan dimensi-dimensi pengelolaan melalui pendekatan yang terintegrasi dan berbasis ekosistem. Implementasi EAFM memerlukan perangkat indikator yang dapat digunakan sebagai alat monitoring dan evaluasi mengenai sejauh mana pengelolaan perikanan sudah menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan berbasis ekosistem, penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis hasil tangkapan ikan semar dan menilai keberlanjutan pengelolaan perikanan semar di PPN Palabuhanratu berdasarkan kriteria EAFM pada domain sumberdaya ikan. Metode pengambilan data yang digunakan pada penelitian ini adalah purposive sampling. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan sistem skoring sederhana dengan memakai sistem skor likert yang berbasis ordinal 1,2,3.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fauzan, I. R., Ediyanto, E., & F Telussa, R. (2023). Keberlanjutan Pengelolaan Perikanan Semar (Mene maculata) Di PPN Palabuhanratu Ditinjau Dari Aspek Sumber Daya Ikan. Jurnal Ilmiah Satya Minabahari, 8(2), 78–90. https://doi.org/10.53676/jism.v8i2.124

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free