Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan keefektifan penerapan gaya mencatat linear dan gaya mencatat non linear dengan setting saintifik ditinjau dari prestasi belajar, komunikasi matematis, dan self-efficacy siswa. Jenis penelitian adalah penelitian quasi eksperimen dengan desain pretetsposttest nonequivalent comparison-group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 15 Yogyakarta. Sampelnya yaitu kelas VIIIE dan VIIIB sebagai kelas eksperimen. Kelas VIIIE diberi perlakuan berupa gaya mencatat linear, sedangkan kelas VIIIB diberi perlakuan berupa gaya mencatat non linear. Untuk menguji keefektifan pembelajaran menggunakan uji paired sample t test. Untuk menguji perbedaan keefektifan menggunakan uji MANOVA (multivariate tests). Untuk uji univariat menggunakan uji independent sample t-test. Adapun hasil penelitian ini adalah: 1) gaya mencatat linear efektif jika ditinjau dari prestasi belajar dan komunikasi matematis, sedangkan gaya mencatat non linear efektif jika ditinjau dari prestasi belajar dan self-efficacy siswa. 2) Terdapat perbedaan keefektifan antara gaya mencatat linear dan non linear ditinjau dari prestasi belajar, komunikasi matematis dan self-efficacy siswa. 3) gaya mencatat linear lebih efektif jika ditinjau dari prestasi belajar dan komunikasi matematis, sedangkan gaya mencatat non linear lebih efektif jika ditinjasu dari self-efficacy siswa
Cite
CITATION STYLE
Iman, N. (2018). Efektivitas Gaya Mencatat Linear dan Non-Linear Bersetting Saintifik dalam Pembelajaran Matematika. JNPM (Jurnal Nasional Pendidikan Matematika), 2(2), 233. https://doi.org/10.33603/jnpm.v2i2.981
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.