PENYULUHAN BUDIDAYA TANAMAN SAYUR KANGKUNG (Ipomoea reptans) MELALUI SISTEM HIDROPONIK DI KELURAHAN ALANG-ALANG LEBAR KOTA PALEMBANG

  • Aminah I
  • Rosmiah R
  • Hawalid H
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
279Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Hidroponik merupakan metode bercocok tanam tanpa menggunakan tanah. Tiga unsur utama dalam tanaman hidroponik yaitu, air, cahaya dan juga nutrisi. Selain air tanaman hidroponik juga menggunakan media-media tanam seperti, serabut kelapa, batu bata, arang sekam, pasir, rockwool,busa, dsb. Sistem hidroponik dapat memberikan suatu lingkungan pertumbuhan yang lebih terkontrol. Penyuluhan dilakukan melalui sosialisasi menerapkan cara bertanam secara sederhana dengan menggunakan limbah botol mineral sebagai media air untuk bertanam kangkung, yang dilakukan kepada warga di kelurahan Alang-Alang Lebar Kota Palembang. Kegiatan dilakukan selama kurun waktu 17 Februari 2020 bersama mahasiswa KKN Angkatan ke 5 tahun 2020. Warga khususnya ibu-ibu yang tergabung dalam PKK Kelurahan begitu antusias dengan adanya kegiatan ini, karena dengan biaya yang murah terjangkau dan diperlukan bahan dan alat berupa limbah yang mudah didapat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aminah, I. S., Rosmiah, R., Hawalid, H., Yuningsih, L., & Helmizuryani, H. (2020). PENYULUHAN BUDIDAYA TANAMAN SAYUR KANGKUNG (Ipomoea reptans) MELALUI SISTEM HIDROPONIK DI KELURAHAN ALANG-ALANG LEBAR KOTA PALEMBANG. Altifani: International Journal of Community Engagement, 1(1). https://doi.org/10.32502/altifani.v1i1.3010

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free