Abstract
Pelayanan kesehatan di suatu tempat pelayanan kesehatan dituntut memiliki tenaga kesehatan yang bermutu, sehingga pada akhirnya akan membentuk kesan yang baik bagi tempat pelayanan kesehatan tersebut. Penelitian deskriptif observasional ini dilakukan pada tahun 2020-2021 dengan populasi SDM kesehatan di Klinik “X” Palembang dengan teknik total sampling dan data diambil dengan metode observasi dan wawancara serta studi dokumentasi. Kegiatan pengembangan SDM Kesehatan di Klinik “X” Palembang seperti seminar dilakukan beberapa kali oleh dokter umum, dokter gigi, perawat, dan apoteker untuk peningkatan kompetensi dengan dana mandiri. Kegiatan berupa workshop hanya diikuti perawat sebanyak 3 kali per tahun untuk kepentingan peningkatan kompetensi dan kepentingan klinik menggunakan masing-masing dana mandiri dan dana klinik. Kegiatan pelatihan dilakukan 1 kali per tahun oleh dokter umum dan bidan untuk kepentingan klinik menggunakan dana klinik dan 2 kali per tahun oleh dokter gigi untuk peningkatan kompetensi menggunakan dana mandiri. Pengembangan SDM kesehatan di klinik belum maksimal. Kata kunci: Klinik, Pengembangan, SDM Kesehatan
Cite
CITATION STYLE
Fatimah, M. (2022). Masalah Pengembangan SDM Kesehatan di Klinik “X” Palembang. JURNAL KESEHATAN TERAPAN, 9(1), 8–12. https://doi.org/10.54816/jk.v9i1.471
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.