Abstract
Gerakan radikalisme terus berkembang dan merambah pada kalangan anak usia dini. Polemik radikalisme pada anak usia dini juga muncul di lembaga formal. Penataan pendidikan harus dilakukan dengan sungguh-sungguh melalui penguatan Islam yang moderat pada anak sejak dini agar terhindar dari paham radikal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaiaman upaya penguatan moderasi beragama pada anak usia dini sebagai upaya pencegahan radikalisme. Metode penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah model Miles dan Huberman yakni reduksi data, display, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan moderasi beragama pada anak usia dini meliputi empat aspek moderasi beragama yaitu penanaman komitmen kebangsaan, penguatan toleransi, anti kekerasan, dan pengenalan dan pelestarian kebudayaan lokal. Menguatkan moderasi beragama perlu diajarkan pada anak sejak dini agar anak mampu memiliki sifat-sifat moderat dan mencegah terjadinya radikalisme di masa yang akan datang.
Cite
CITATION STYLE
Yuliana, Y., Lusiana, F., Ramadhanyaty, D., Rahmawati, A., & Anwar, R. N. (2022). Penguatan Moderasi Beragama pada Anak Usia Dini sebagai Upaya Pencegahan Radikalisme di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 2974–2984. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i4.1572
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.