STRATEGI KOPING PADA REMAJA LAKI-LAKI DI RUMAH TAHANAN KELAS I BANDUNG, JAWA BARAT

  • Sayekti Ruffaida F
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

ABSTRAK Remaja mempunyai risiko tinggi terhadap gangguan tingkah laku, kenakalan dan terjadinya kekerasan baik sebagai korban maupun sebagai pelaku dari tindak kekerasan. Strategi koping sangat penting dalam keperawatab karena semua klien mengalami tekanan sehingga memerlukan kemampuan strategi koping untuk mengatasi tekanan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi strategi koping remaja laki-laki di Rumah Tahanan Kelas I Bandung, Jawa Barat. Penelitian ini dirancang dalam jenis penelitian cross-sectional. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner yang dibagikan kepada 89 remaja laki-laki. Data dianalisis menggunakan analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa remaja laki-laki di Rumah Tahanan Kelas I Bandung hampir setengah responden (39,33%) menggunakan strategi koping yang berpusat pada masalah dan emosi, sebagian kecil responden (10,11%) menggunakan strategi koping yang berpusat pada masalah, dan sebagian kecil responden (17,98%) menggunakan strategi koping yang berpusat pada emosi. Dari hasil penelitian ini diharapkan pemberi layanan kesehatan meningkatkan perhatian mengenai kondisi internal dan eksternal pada remaja laki-laki di Rumah Tahanan Kelas 1 Bandung. Perawat juga diharapkan dapat melaksanakan asuhan keperawatan yang optimal, sehingga remaja laki-laki di Rumah Tahanan Kelas I Bandung dapat memberikan respon yang adaptif dalam menjalani masa penahanan. Pengkajian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan strategi koping perlu dilaksanakan untuk membuat strategi koping yang efektif untuk remaja laki-laki. Kata kunci: strategi koping, remaja laki-laki dan rumah tahanan Abstract Adolescents have high risks of behavior disorder, juvenile, and abuse, not only as a victim, but also as offender. Coping strategy is important in nursing because all of the clients have stressors. Thus, the clients need the ability of coping strategy to cope with stressors. The aim of this investigation was to identify coping strategy of male adolescence in jail. A cross-sectional study was conducted in this study. The questionnaire was distributed to 89 male adolescences. The results revealed that almost half of male adolescents (39,33%) used both of coping strategy Few of male adolescents (10,11%) used problem focused coping and few of male adolescents (17,98%) used emotion focused coping. Based on these findings, health care providers should concern about the internal and external conditions among male adolescents in First Class Jail Bandung. In addition, nurses should perform the nursing care optimally in order to establish the adaptive response of male adolescents during their incarceration. Further assessments are needed to determine the factors predicting coping strategy to design the appropriate coping strategy for adolescents.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sayekti Ruffaida, F. (2016). STRATEGI KOPING PADA REMAJA LAKI-LAKI DI RUMAH TAHANAN KELAS I BANDUNG, JAWA BARAT. Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Science), 4(1), 64–72. https://doi.org/10.21776/ub.jik.2016.004.01.7

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free