Abstract
Pada awal tahun 2020 Indonesia adalah salah satu dari sekian banyak Negara di Dunia yang dilanda virus Covid-19. Covid-19 dikategorikan sebagai pandemi global karena penyebarannya yang begitu cepat membuat pemerintah menerapkan penerapan sosial, Pemberlakuan PSBB hingga PPKM. Dengan berbagai macam kebijakan yang telah menimbulkan dampak yang sangat besar pada berbagai macam sektor, salah satunya sektor ekonomi. Pelaku usaha jahit rumahan menjadi salah satu perhatian kami, karena turut merasakan dampak pandemi Covid-19 dengan menurunnya pendapatan dari usaha jahitnya.Tujuan diadakannya ini adalah untuk memberdayakan pelaku usaha jahit dalam meningkatkan perekonomian di masa pandemi ini.Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan melalui pendekatan CBPR ( C community B ased P artisipatory R esearch ). Sumber data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil pelatihan dan pendampingan yang dilakukan adalah penjahit mampu memproduksi dan memasarkan baik secara offline maupun online masker kain 3 lapis dengan memanfaatkan kain sisa jahitan yang sudah tidak digunakan lagi.Kesimpulan dari pemberdayaan ini adalah antusiasme yang tinggi dalam pelatihan dan pendampingan pelaku usaha sehingga menjadikan masyarakat lebih kreatif, mandiiri dan berdaya guna.Kata kunci: Covid-19, Penjahit, Masker kain, CBPR
Cite
CITATION STYLE
Hidayah, A. R., Sunarti, A., & Andyarini, E. N. (2022). PEMBERDAYAAN PELAKU USAHA JAHIT DALAM UPAYA PENINGKATAN PEREKONOMIAN SELAMA PANDEMI COVID-19 MELALUI METODE COMMUNITY BASED PARTICIPATORY RESEARCH (CBPR). Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Raflesia, 5(1), 761–770. https://doi.org/10.36085/jpmbr.v5i1.1974
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.