KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA : PERSPEKTIF POLITIK

  • Pebrian A
N/ACitations
Citations of this article
174Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kekerasan merupakan fenomena politik dan sosiologis. Itu terjadi baik horizontal dan vertikal dalam berbagai dimensi dan karakteristik. Selama bertahun-tahun indoensia telah mengalami berbagai kasus kekerasan. Salah satunya kekerasaan agama sering terjadi dan melibatkan kepentingan negara dan politik faktor yang penting memunculkan ekspresi politik berbentuk kekerasaan dan teror. Apabila seseorang telah cukup kuat pemahaman yang merasuki pemikiran dan jiwanya, maka akan sulit untuk diperbaiki pola pikir, apalagi bila pemahaman agamanya cukup sempit, yakni melihat agama hanya secara tekstual, maka hal ini berpotensi fanatisme agama. Kenyataan demikian ini tentu sangat merugikan bagi kehidupan rakyat karena hanya akan menimbulkan gejolak yang tiada akhir.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pebrian, A. (2021). KEKERASAN ATAS NAMA AGAMA : PERSPEKTIF POLITIK. Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam, 17(2), 84–98. https://doi.org/10.24042/tps.v17i2.12927

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free