Abstract
Maraknya aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang merupakan penambangan rakyat peninggalan kolonial Belanda yang terletak di Desa Tambang Sawah, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong menimbulkan permasalahan lingkungan khususnya merkuri pada perairan sungai tersebut. Sampel air dan sedimen diambil dari lima titik yang terletak sepanjang hulu hingga batas desa. Konsentrasi total merkuri pada air mulai dari hulu sampai hilir sungai batas desa berturut-turut yaitu <0,0003 ppm, 0,0004 ppm, 0,0007 ppm, 0,0008 ppm dan 0,0011 ppm dan konsentrasi total merkuri pada sedimen dari hulu sampai hilir sungai batas desa berturut-turut yaitu 1,34 ppm, 4,18 ppm, 35,89 ppm, 50,32 ppm dan 114,37 ppm dimana kondisi ini melebihi ambang batas yang ditentukan . Peningkatan konsentrasi merkuri dari hulu sampai hilir sungai ini dikarenakan terjadinya akumulasi kegiatan pertambangan emas rakyat yang menggunakan merkuri dan melepas limbahnya ke sungai
Cite
CITATION STYLE
Mulyadi, I. (2020). KONSENTRASI MERKURI (Hg) PADA AIR SUNGAI DAN SEDIMEN SUNGAI DESA TAMBANG SAWAH AKIBAT PENAMBANGAN EMAS TANPA IZIN (PETI). Jurnal Ilmiah Teknik Kimia, 4(2), 96. https://doi.org/10.32493/jitk.v4i2.6628
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.