Analisis Penemuan Barang Bukti Digital Melalui Rekaman Suara Menggunakan Praat Dengan Metode Audio Forensik

  • S Nawawi H
  • Carudin C
  • Yusup D
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan zaman saat ini membawa pengaruh besar kedalam dunia digital, informasi bisa diterima sangat cepat, namun dalam menerima informasi yang didapat seringkali masyarakat salah menggunakan nya, salah satu diantaranya informasi penyebaran hoax mengenai vaksin sinovac yang masuk ke Indonesia, banyak opini yang masyarakat terima tentang hal negatif setelah melakukan vaksin tersebut. Salah satunya berupa rekaman suara yang beredar tentang informasi bohong vaksin tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan rekaman suara yang diterima identik atau tidak berdasarkan jenis kelamin. Oleh karena itu perlu penanganan forensik untuk mengidentifikasi bukti digital dengan menggunakan metode audio forensik. Sedangkan metodologi yang digunakan adalah SOP 12 DFAT (Digital Forensic Analyst Team) dengan melakukan proses akuisisi, enhancement, decoding dan voice recognition. Tools yang digunakan dalam penelitian ini yaitu Adobe Audition CS6, Praat , dan Gnumeric. Analisis dilakukan dengan mencari nilai statistik pitch, formant dan, spectrogram dimana dari hasil ketiga komponen suara tersebut. Hasil yang didapat dari tujuh sampel suara yang identik dengan barang bukti yaitu sampel suara ke-7 dan jenis kelamin dari masing masing rekaman suara yang dimiliki yaitu tujuh orang laki-laki dan satu orang perempuan. Bukti yang ditemukan merupakan bukti yang sah berdasarkan UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan UU ITE No 19 Tahun 2016 Pasal 28 Ayat 1 mengenai berita penyebaran hoaks di media elektronik.

Cite

CITATION STYLE

APA

S Nawawi, H. P., Carudin, C., & Yusup, D. (2022). Analisis Penemuan Barang Bukti Digital Melalui Rekaman Suara Menggunakan Praat Dengan Metode Audio Forensik. JUSTINDO (Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi Indonesia), 7(1), 10–19. https://doi.org/10.32528/justindo.v7i1.5368

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free