TARIAN MA’ATENU DI PULAU HARUKU KABUPATEN MALUKU TENGAH

  • Sakka L
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berusaha mendeskripsikan proses pelaksanaan Tarian Ma’atenu di Desa Pelauw ditinjau dari Aqidah Islam. Dalam penelitian ini, menggunakan metode yang lazim digunakan dalam penelian kualitatif yaitu observasi dan wawancara. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Ma’atenu atau disebut juga cakalele adat adalah ritual perang khas masyarakat Hatuhaha di pulau Haruku Maluku Tengah. Pelaksanaan Upacara tarian Ma’atenu dilaksanakan satu kali dalam tiga tahun, dan makna yang terkandung dalam upacara ini adalah makna Agama, makna adat dan makna sosial. Tarian Ma’atenu perlu dilestarikan dan dipertahankan keutuhannya sebagai tradisi kesenian yang bernuansa Islam dan perlu diwarisi kepada generasi berikutnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sakka, L. (2016). TARIAN MA’ATENU DI PULAU HARUKU KABUPATEN MALUKU TENGAH. Al-Qalam, 21(2), 291. https://doi.org/10.31969/alq.v21i2.232

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free