Analisis Perbandingan Biaya Transaksi, Pendapatan, dan Kesejahteraan Petani Kelapa Sawit Plasma dengan Swadaya di Kabupaten Tulang Bawang

  • Aring Hepiana Lestari D
  • Erry Prasmatiwi F
  • Ismoyo R
N/ACitations
Citations of this article
82Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Biaya transaksi muncul sebagai akibat ketidakpastian dalam lingkungan transaksi. Integrasi vertikal petani dalam sebuah kelembagaan akan mengurangi ketidakpastian yang dapat menurunkan biaya transaksi. Turunnya biaya transaksi akan meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan biaya transaksi, pendapatan, dan kesejahteraan petani kelapa sawit plasma dengan petani kelapa sawit swadaya di Kabupaten Tulang Bawang. Survei dilakukan di sentra perkebunan kelapa sawit rakyat, yaitu Kecamatan Penawartama dan Kecamatan Gedung Aji Baru. Data primer dikumpulkan dari 152 responden, terdiri dari 76 petani kelapa sawit plasma dan 76 petani kelapa sawit swadaya yang dipilih secara acak. Hasil penelitian membuktikan bahwa biaya transaksi yang dikeluarkan petani plasma lebih kecil dibandingkan dengan biaya transaksi yang dikeluarkan petani swadaya, sehingga petani plasma memperoleh pendapatan yang lebih besar dibandingkan petani swadaya. Namun demikian, baik petani kelapa sawit plasma maupun petani kelapa sawit swadaya termasuk dalam katagori sejahtera. Kata kunci: biaya transaksi, kelapa sawit, kesejahteraan, pendapatan

Cite

CITATION STYLE

APA

Aring Hepiana Lestari, D., Erry Prasmatiwi, F., & Ismoyo, R. H. (2018). Analisis Perbandingan Biaya Transaksi, Pendapatan, dan Kesejahteraan Petani Kelapa Sawit Plasma dengan Swadaya di Kabupaten Tulang Bawang. AGRARIS: Journal of Agribusiness and Rural Development Research, 4(2). https://doi.org/10.18196/agr.4266

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free