Abstract
Berbicara merupakan kemampuan yang harus dimiliki anak, sesuai dengan tahap dan karakteristik perkembangannya. Seperti halnya keterampilan berbicara pada anak usia 5-6 tahun. Pada saat berbicara anak berusaha mengungkapkan ide dan gagasannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara anak kelompok B melalui metode cerita bergambar. Diharapkan kegiatan berbicara menggunakan media buku bergambar yang bervariasi dapat menarik minat anak dan mengembangkan kemampuannya. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas (classroom action researc) dengan model Kurt Lewin. Penelitian dilaksanakan dengan dua siklus. Setiap siklus terdiri dari empat tahap yaitu, perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun, kelompok B.1 di PAUD TK ABA Tirta Jaya yang berjumlah 19 anak. Objek penelitian ini adalah kemampuan berbicara anak melalui cerita bergambar. Tekhnik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan wawancara untuk mengetahui kondisi permasalahan yang dihadapi. Teknik analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan deskriptif kualitati. Hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan yang signifikan dari metode cerita bergambar kepada siswa yang menerima pemberlakukan terhadap peningkatan kemampuan berbicara.
Cite
CITATION STYLE
Wulyani, S., Djibran, A. K. S., & Lamadang, K. P. (2022). PENINGKATAN KEMAMPUAN BERBICARA ANAK KELOMPOK B MENGGUNAKAN METODE CERITA BERGAMBAR DI PAUD. JURNAL PENDIDIKAN GLASSER, 6(1), 121. https://doi.org/10.32529/glasser.v6i1.1520
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.