MAPPING OF pH AND TEMPERATURE SOIL IN THE MALIKUSSALEH SITE CULTURAL RESERVE AREA

  • Muliaman A
  • Syafrizal S
  • Sari A
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Situs budaya merupakan peninggalan penting bagi sejarah. Rusaknya situs budaya atau artefak dipicu oleh berbagai faktor. Tingkat salinitas yang tinggi dalam tanah atau lingkungan situs budaya dapat menjadi salah satu pemicunya. Faktor lainnya dapat berupa pH lingkungan. Untuk itu maka monitoring kualitas tanah  di kawasan situs budaya penting untuk dilakukan untuk mengantisipasi kerusakan pada situs budaya..  Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pH tanah di kawasan situs cagar budaya Malikussaleh dan memetakan kondisi kualitas tanah (pH dan temperatur) dikawasan cagar budaya Malikussaleh. Lokasi penelitian bertempat pada Kawasan cagar budaya Malikussaleh di kecamatan Samudera. Penelitian ini merupakan jenis penelitian dasar dengan pendekatan kuantitatif. Pada penelitian ini pH dan temperatur tanah masing-masing diukur menggunakan pH meter dan termometer. Data pH dan temperatur tanah yang diperoleh diinterpretasikan berdasarkan korelasi dengan kondisi daerah. Berdasarkan hasil pengukuran, tanah diwilayah situs Malikussaleh memilki tingkat keasaman pada range basa lemah dan asam tinggi (pH 4,5-7).

Cite

CITATION STYLE

APA

Muliaman, A., Syafrizal, S., Sari, A. M., & Dewi, U. M. (2023). MAPPING OF pH AND TEMPERATURE SOIL IN THE MALIKUSSALEH SITE CULTURAL RESERVE AREA. JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN SAINS, 4(3), 172–176. https://doi.org/10.51673/jips.v4i3.1854

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free