Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang menunjukkan kemampuan berpikir kritis matematik siswa yang belum sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu permasalahan tersebut adalah pembelajaran yang tidak memberikan keleluasaan kepada siswa untuk mengeksploitasi potensi otak secara optimal, dimana umumnya lebih menekankan pada fungsi otak kiri. Tetapi, keterampilan berpikir kritis matematik perlu didukung oleh fungsi otak kanan. Karakteristik pembelajaran yang menawarkan konsep belajar yang menyelaraskan cara kerja otak yang dirancang alami adalah Brain-Based Learning (BBL). Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment. Data kuantitatif diperoleh dari hasil pretest dan posttest. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa pencapaian dan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan Brain-Based Learning lebih baik daripada siswa yang pembelajarannya menggunakan pendekatan konvensional ditinjau secara keseluruhan dan berdasarkan KAM ( kelompok tinggi, sedang dan rendah).
Cite
CITATION STYLE
Solihah, S. (2019). MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIK SISWA MTs DENGAN MENGGUNAKAN METODE BRAIN-BASED LEARNING. TEOREMA : Teori Dan Riset Matematika, 4(1), 55. https://doi.org/10.25157/teorema.v4i1.1934
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.