Analisis Penyebab Pemukiman Kumuh di Tengah Kota

  • Niya_ H
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Permukiman kumuh ialah kawasan yang secara tidak langsung terabaikan dari pembangunan kota, hal ini menyebabkan permukiman tersebut mengalami penurunan secara fisik, sosial ekonomi serta budaya, tak hanya itu pemukiman penduduk pun menjadi lebih padat dengan prasarana yang sangat minim. Sedangkan pemukiman di perkotaan tumbuh secara pesat dan  pertumbuhan penduduk maupun urbanisasi, inilah alasan yang menyebabkan timbulnya kawasan pemukiman padat penduduk yang kumuh. Seperti salah satu contoh pemukiman kumuh padat penduduk yang ada di Kota Surabaya dan tidak banyak masyarakat tau terletak di Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Surabaya Utara. Penduduk setempat hidup dengan berkelompok dan membangun sebuah tempat tinggal tanpa memperhatikan ruang untuk fasilitas yang digunakan sebagai penunjang pemukiman. Tempat tinggal/hunian di pemukiman ini bentuknya semi permanen dan permanen serta dengan sarana prasarana yang sangat terbatas seperti kurangnya air bersih, akses jalan yang sangat sempit, serta banyak air limbah dari pabrik dan banyak sampah menumpuk. Tujuan dari penelitian ini ialah teridentifikasi pemukiman padat penduduk yang kumuh di Kelurahan Dupak, Kecamatan Krembangan, Kota Surabaya Utara. Sedangkan untuk manfaat dari penelitian ini sebagai masukan bagi pemerintah daerah atau komunitas lokal dari sekelompok mahasiswa atau masyarakat untuk membantu program dari pemerintah untuk meningkatkan kualitas pemukiman kumuh dengan cara menyusun strategi penataan pemukiman dalam jangka pendek maupun panjang.

Cite

CITATION STYLE

APA

Niya_, H. (2021). Analisis Penyebab Pemukiman Kumuh di Tengah Kota. Jurnal Ekonomi Bisnis Dan Akuntansi, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.55606/jebaku.v1i2.139

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free