Model Pemilu Dengan Sistem Noken Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal

  • Waluyo W
N/ACitations
Citations of this article
69Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyelenggaraan Pemilihan Umum di sebagian wilayah Papua memilikikaraktertersendirikarenapelaksanaannyayang berbeda dari PemilihanUmumsecara umum.Jika selama inikita hanya mengenalbahwa pelaksanaan Pemilihan Umum  dilaksanakan secara “Langsung,Umum,Bebas,danRahasia”,maka adasebagian wilayah di Papuayang masih menggunakanPemilihan Umum dengan sistem noken dan/atau sistem ikat. Hal ini  disebabkan karenakebudayaanmasyarakatadatPapua dalamhalpengambilan keputusan yang menyangkut  kepentingan  bersama  dilakukan melaluirapatmusyawarahdenganmelibatkan  wargamasyarakat secarakeseluruhan atau orang-orangtertentu  (“PriaBerwibawa” atau“TheBig  Man”) saja sebagai perwakilan  untuk mengambil keputusan. Hal ini dikuatkan juga dengan Putusan Mahkamah Konstitusiyang padapokoknyamenyatakantidakmempermasalahkansistempemungutansuarayang digunakanolehmasyarakatadat Papua karena esensidalamproses PemilihanUmumadalah setiap orang dapatmenggunakanhakpilihnyasecaralangsung,bebas,dan rahasia. Dengan diterapkannya Pemilihan Umumsistem noken dan/atau  sistem  ikat  tidak  memberikan  jaminan  dan  kepastian hukumterhadaphakkonstitusionalpara pemilihuntukmenentukan sendirisiapayangmenurutnya terbaik berdasarkanlogika rasionalnya.Kejujurantidakhanyaberartitidakada ketentuan PemilihanUmumyang dilanggaratausekedartidakadasuarayang dimanipulasi.Kejujuranjuga harus dimaknaisebagaisistemmana yang paling memungkinkanrakyatuntukmemilihpara calonsesuai dengan pertimbangan nuraniberdasarkan kapasitas dan integritas calon

Cite

CITATION STYLE

APA

Waluyo, W. (2019). Model Pemilu Dengan Sistem Noken Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal. Jurnal Hukum Samudra Keadilan, 13(2), 295–308. https://doi.org/10.33059/jhsk.v13i2.1065

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free