Kejahatan dalam Novel Canthing Karya Narko "Sodrun" Budiman (Kajian Sosiologi Sastra)

  • Mustikaning Putri H
  • Darni D
N/ACitations
Citations of this article
13Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Novel detektif dengan judul Canthing karya Narko “Sodrun” Budiman menceritakan penyelidikan kejahatan yang terjadi di lingkup pengusaha batik. Kodar Santika sebagai detektif swasta yang handal memiliki tugas untuk menyelidiki kejahatan tersebut. Perjalanan Kodar Santika dalam menyelesaikan pekerjaannya tidak terlepas dari konflik yang terjadi dalam kehidupannya maupun tokoh lainnya. Penelitian ini memiliki tujuan yaitu mendeskripsikan gambaran kejahatan dan penyebab terjadinya kejahatan dalam novel Canthing. Teori yang digunakan adalah teori sosiologi sastra yang dikemukakan oleh Wellek dan Warren. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang memberikan deskripsi secara rinci dan kompleks. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah studi pustaka. Hasil penelitian gambaran kejahatan dalam novel Canthing antara lain perampokan, intimidasi, penganiayaan, pemerkosaan, pembunuhan, penculikan, sandera, dan penyerangan. Kemudian terdapat faktor internal dan faktor eksternal yang merupakan penyebab kejahatan dalam novel Canthing. Faktor internal terbagi menjadi dua yaitu dendam dan kebutuhan seksual. Sedangkan, faktor eksternal juga terbagi menjadi dua yaitu lingkungan dan kekuasaan. Kata Kunci: Kejahatan, Perampokan, Detektif Swasta

Cite

CITATION STYLE

APA

Mustikaning Putri, H. C., & Darni, D. (2022). Kejahatan dalam Novel Canthing Karya Narko “Sodrun” Budiman (Kajian Sosiologi Sastra). JOB (Jurnal Online Baradha), 18(2), 568–588. https://doi.org/10.26740/job.v18n2.p568-588

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free