Abstract
Penyakit hawar daun bakteri merupakan salah satu penyakit penting pada tanaman padi yang disebabkan oleh bakteri Xanthomonas oryzae pv. oryzae. Bakteri ini bersifat tular benih dan bertahan dalam waktu yang lama. Beberapa mikrob diketahui berpotensi sebagai agens hayati patogen ini, seperti Bacillus spp. dan aktinomiset. Penelitian ini bertujuan mendapatkan isolat aktinomiset sebagai agens hayati X. oryzae pv. oryzae dan kompatibel terhadap Bacillus galur B12 yang dapat diaplikasikan pada benih padi. Aktinomiset yang diisolasi dari tanah, diseleksi dengan metode pembiakan ganda (dual culture) pada medium agar-agar dan medium tumbuh berupa tanah dan pupuk kandang (1:1 b/b). Enam belas aktinomiset yang berhasil diisolasi, 3 isolat memiliki sifat antagonis terhadap patogen X. oryzae pv oryzae dan kompatibel terhadap Bacillus galur B12, yaitu APS 7, APS 9, dan APS 12. Bacillus galur B12 dan aktinomiset diaplikasikan pada benih padi varietas Ciherang dengan metode pelapisan benih dengan bahan pembawa ialah tepung arang sekam. Perlakuan tunggal aktinomiset APS 9 dapat menekan populasi X. oryzae pv. oryzae (88.89%) dan mampu memacu pertumbuhan tajuk tanaman sebesar 36.13%. Persentase kemunculan bibit tertinggi diperoleh berturut-turut pada perlakuan kombinasi Bacillus galur B12 dan aktinomiset APS 7 (83.33%), dan APS 9 (79.0%) yang berbeda nyata dengan perlakuan kontrol (56.67%). Aplikasi Bacillus galur B12 dan aktinomiset pada benih padi dapat menekan populasi X. oryzae pv. oryzae pada bibit padi serta meningkatkan pertumbuhan bibit padi.
Cite
CITATION STYLE
Putra, C., & Giyanto, G. (2014). Kompatibilitas Bacillus spp. dan Aktinomiset sebagai Agens Hayati Xanthomonas oryzae pv. oryzae dan Pemacu Pertumbuhan Padi. Jurnal Fitopatologi Indonesia, 10(1), 160–169. https://doi.org/10.14692/jfi.10.5.160
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.