Abstract
Persoalan kebijakan impor sapi bakalan menuntut para feedloter untuk melakukan pembiakan dimana membutuhkan waktu cukup panjang. Keterbatasan kandang serta risiko usaha pembiakan bagi feedloter, serta keterbatasan modal dan teknologi bagi peternak sapi menjadi dasar dilaksanakan kemitraan antara feedloter dengan peternak. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efekitivitas kemitraan peternakan sapi rakyat di Kabupaten Lampung Selatan. Metode penelitian yang akan digunakan adalah metode survai tepatnya di 2 Kecamatan sentra peternakan sapi terbesar yaitu Kecamatan Sidomulyo dan Tanjungsari Kabupaten Lampung Selatan. Rasio efektivitas mempergunakan metode statistik sederhana perbandingan antara realisasi dan target. Selanjutnya kriteria efektivitas merujuk pada Litbang Depdagri. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa pelaksanaan program kemitraan peternakan sapi rakyat / breeding di Kabupaten Lampung Selatan ditinjau dari segi input cukup efektif dijalankan dengan rasio efektivitas 82,5%. Dari segi proses dan output, pelaksanaan kemitraan sudah efektif dijalankan yaitu sebesar 90,6% dan 92%. Kata
Cite
CITATION STYLE
Handayani, S., & Noer, I. (2021). EFEKTIVITAS PROGRAM KEMITRAAN PETERNAKAN SAPI DI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. Mimbar Agribisnis: Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis, 7(1), 406. https://doi.org/10.25157/ma.v7i1.4582
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.