Literature Review: Musik Daul Sebagai Identitas Lokal Kesenian Di Kabupaten Sampang

  • Ainul Fajar
  • Bariqoh A
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sampang Regency since the 1980s, but over time the art of Daul music itself has experienced a decline, influenced by the influx of modern art which has begun to be loved by young people, therefore it is necessary a renewal from all levels, both from the contribution of the local government, elements of society and daul music activists so that the art of daul music in Sampang Regency is maintained and becomes an icon to be proud of. The purpose of this writing is: 1). knowing the implementation of daul music arts in Sampang Regency; 2). learn about the Sampang Regency government's efforts to make daul music a local identity to be proud of. The writing results show that; 1). Implementation can be realized through Daul Music Festival activities every year, both formal and non-formal events. Through this form of activity, it is hoped that it will be able to improve and develop tourism promotion and marketing in Sampang Regency towards other areas; 2). The government must provide full support in the form of coaching, facilities, accommodation, means of transportation and consumption for organizing parades and daul music activists which are held intensively so that there is reciprocity between the two parties so that the art can continue to develop and become an icon that the community can be proud of.Musik Daul merupakan sebuah kesenian lokal yang sudah menjadi ciri khas di Kabupaten Sampang sejak tahun 1980-an  namun dengan seiring berjalannya waktu kesenian musik daul itu sendiri sudah mengalami kemerosotan yang dipengaruhi oleh masuknya kesenian modern yang sudah mulai digandrungi oleh anak muda, maka dari itu diperlukan sebuah pembaharuan dari semua lini baik dari kontribusi Pemerintah setempat, elemen masyarakat serta para pegiat musik daul agar kesenian musik daul di Kabupaten Sampang tetap terjaga dan menjadi sebuah ikon yan dapat dibanggakan. Tujuan penulisan ini adalah: 1). mengetahui implementasi kesenian musik daul di Kabupaten Sampang; 2). mengetahui upaya pemerintah Kabupaten Sampang dalam menjadikan kesenian musik daul sebagai identitas lokal yang dapat dibanggakan. Hasil penulisan menunjukkan bahwa; 1). Implementasi dapat diwujudkan melalui kegiatan Festival Musik daul setiap tahunnya baik acara formal atau non-formal, melalui bentuk kegiatan inilah diharapkan mampu meningkatkan dan mengembangkan promosi dan pemasaran pariwisata di Kabupaten Sampang terhadap daerah lain; 2). Pemerintah harus memberikan support penuh baik berupa pembinaan, fasilitas, akomodasi, alat transporatasi dan konsumsi terhadap penyelenggaraan parade dan pegiat musik daul yang diadakan secara intensif sehingga terjadi timbal balik antara dua belah pihak sehingga kesenian tersebut dapat terus berkembang dan menjadi ikon yang dapat dibanggakan oleh masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Ainul Fajar, & Bariqoh, A. (2024). Literature Review: Musik Daul Sebagai Identitas Lokal Kesenian Di Kabupaten Sampang. Jurnal Cendekia Pendidikan, 1(1), 29–36. https://doi.org/10.65275/jcp.v1i1.6

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free