Abstract
Harga pokok sangat berpengaruh dalam perhitungan laba rugi perusahaan, dan daya saing perusahaan. Oleh karena itu, informasi biaya dan harga pokok sangat diperlukan untuk pengambilan keputusan sebuah perusahaan. Dengan kondisi ekonomi yang kurang baik seperti sekarang, kenaikan biaya-biaya produksi di sektor usaha ikut berperan dalam meningkatkan harga pokok, di sisi lain harga jual karet mengalami penurunan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh produktivitas terhadap harga pokok perkebunan karet. Data yang dianalisis berupa data sekunder yang bersumber dari 12 kebun yang ada di Jawa Tengah, pada tahun 2013-2015. Harga yang dimaksud adalah harga pokok riil di tingkat kebun yang sudah dideflator dengan IHK. Penelitian ini menggunakan model regresi linear sederhana untuk mengetahui hubungan produktivitas terhadap harga pokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kenaikan produktivitas perkebunan karet sebesar 1 kg/ha/th, akan menurunkan harga pokok riil sebesar Rp 4,24 atau harga pokok nominal Rp 5,11. Setiap kenaikan produktivitas kebun karet sebesar satu persen (1%) akan menurunkan harga pokok riil sebesar 0,43%. Oleh karena setiap kenaikan produktivitas perkebunan karet dapat menurunkan harga pokok, maka diperlukan upaya-upaya peningkatan produktivitasnya secara terus menerus.Kata kunci : produktivitas, harga pokok, karet, regresi linear sederhana, Jawa Tengah
Cite
CITATION STYLE
Widyasari, T., & Rouf, A. (2017). PENGARUH PRODUKTIVITAS TERHADAP HARGA POKOK KEBUN KARET DI JAWA TENGAH. Jurnal Penelitian Karet, 1(1). https://doi.org/10.22302/ppk.jpk.v1i1.327
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.