Abstract
Pendahuluan: Konsumsi monosodium glutamat yang berlebih dapat mengganggu saluran pencernaan seperti duodenum. Senyawa kafein, asam klorogenat, trigonelin, kafestol, kahweol, melanoidin, dan N methylpyridinium yang terkandung dalam biji kopi memiliki potensi sebagai antioksidan sehingga melindungi tikus dari kerusakan epitel mukosa duodenum oleh monosodium glutamat 4 gr/kgBB. Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak biji kopi Robusta terhadap histopatologi duodenum yang diinduksi monosodium glutamat pada tikus Sprague-dawley. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan pendekatan post test only control group design. Penelitian ini dilakukan selama 14 hari. Sampel yang digunakan sebanyak 25 ekor tikus yang terbagi ke dalam 5 kelompok, yaitu K- (aquades 3 ml/hari), K+ (MSG 4 g/kgBB/hari), P1, P2, dan P3 (MSG 4 g/kgBB/hari dan ekstrak biji kopi Robusta 1 ml/200gBB/hari dengan konsentrasi 0,006 g/ml; 0,012 g/ml; 0,024 g/ml secara berurutan). Penghitungan kerusakan epitel dilakukan dengan cara hitung manual dibantu software imageJ 2011 dalam 1 slice setiap sampel dibawah mikroskop dengan perbesaran 40x. Hasil: Hasil rerata kerusakan epitel duodenum tikus pada K-, K+, P1, P2, dan P3 secara berurutan adalah 36,65%, 75%, 61%; 25%, dan 31%. Uji One Way ANOVA didapatkan nilai p=0,005 (p<0,05). Uji Post Hoc LSD terhadap skor kerusakan epitel duodenum menunjukkan perbedaan yang bermakna (p<0,05) antara K- dengan K+ (p=0,001), K+ dengan P2 (p=0,004), K+ dengan P3 (p=0,002). Simpulan: Terdapat pengaruh ekstrak biji kopi Robusta terhadap histopatologi duodenum yang diinduksi monosodium glutamat pada tikus Sprague-dawley.
Cite
CITATION STYLE
Yahmal, P. N. (2024). Pengaruh Ekstrak Biji Kopi Robusta Terhadap Histopatologi Duodenum Yang Diinduksi Monosodium Glutamat Pada Tikus Sprague-dawley. Jurnal Kesehatan Holistic, 8(2), 96–106. https://doi.org/10.33377/jkh.v8i2.189
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.