Konsekuensi Representasi Propaganda Budaya dan Ideologi Dalam Film

  • Wijaya M
N/ACitations
Citations of this article
65Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Merepresentasikan propaganda budaya dan ideologi memiliki tingkat kerumitan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sekedar merepresentasikan pesan informatif. Artikel ini bertujuan untuk menelaah konsekuensi apa saja bila propaganda budaya dan ideologi direpresentasikan di dalam film. Pembahasannya bersifat kualitatif menggunakan data dari beberapa artikel film ditambah pengalaman penulis dalam berinteraksi dengan para pembuat film serta pengalaman menonton film bersama masyarakat. Kajiannya lebih dititikberatkan pada perspektif penonton awam yang tidak mengetahui teori Semiotika sebagaimana penonton pada umumnya. Hasilnya disimpulkan ada lima konsekuensi, yaitu: (1) munculnya persepsi penonton yang berbeda dari yang diharapkan; (2) munculnya perbedaan perilaku penonton akibat dari perbedaan interpretasi terhadap representasi yang diterimanya; (3) Ketiga, dampak dari sifat komunikasi, yaitu pesan yang direpresentasikan dalam film bersifat irreversible; (4) munculnya anggapan bahwa dalam proses pembuatan film ada problem etika; dan (5) kesan totalitas isi film menjadi kabur akibat pesan ganda yang direpresentasikan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Wijaya, M. (2021). Konsekuensi Representasi Propaganda Budaya dan Ideologi Dalam Film. IMAJI: Film, Fotografi, Televisi, & Media Baru, 12(2), 54–61. https://doi.org/10.52290/i.v12i2.47

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free