ANALISIS PERANAN KADER POSYANDU TERHADAP MANAJEMEN PENANGANAN BALITA KEP DI PUSKESMAS RAJA BASA INDAH BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017

  • Mustopa F
  • Asih Budi D
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gizi buruk merupakan keadaan kurang gizi tingkat berat pada anak yang disebabkan kurangnya asupan gizi yang berlangsung lama (kronis). Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2016 di Provinsi Lampung tentang kasus gizi buruk pada tahun 2016 sebanyak 251 kasus. Berdasarkan data Puskesmas Raja Basa Indah Bandar Lampung tahun 2016 terdapat 16 balita BGM dan sedang menjalani penanganan. Kader posyandu mempunyai peran yang penting karena merupakan pelayan kesehatan (health provider) yang pertama kali menemukan kasus gizi buruk serta menangani kasus itu dikarenakan berada di dekat kegiatan sasaran Posyandu dan kader memiliki frekuensi tatap muka lebih sering daripada petugas  kesehatan lainnya di masyarakat. Untuk menganalisis peranan kader posyandu dalam manajemen penanganan balita Kurang Energi Protein (KEP) tahun 2017. Rancangan penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan cara teknik non-probability purposive sampling. Pengambilan data dengan cara wawancara terstruktur dan mendalam. Analisis data dengan cara triangulasi dengan informan koordinator gizi, kader posyandu, ketua RT. Jumlah keseluruhan informan sebanyak 3 orang. Didapatkan peran kader posyandu dalam manajemen penanganan terhadap balita KEP sudah berjalan dengan baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Mustopa, F. L., & Asih Budi, D. R. R. (2019). ANALISIS PERANAN KADER POSYANDU TERHADAP MANAJEMEN PENANGANAN BALITA KEP DI PUSKESMAS RAJA BASA INDAH BANDAR LAMPUNG TAHUN 2017. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan, 6(2), 105–115. https://doi.org/10.33024/jikk.v6i2.2086

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free