Meta-analisis: Penerapan model blended learning dalam pembelajaran matematika selama masa pandemi

  • Azhari M
  • Santosa C
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Salah satu alternatif pembelajaran matematika selama masa pandemi yaitu dengan menggunakan pembelajaran blended. Agar dapat menggunakan pembelajaran blended dengan efektif, perlu diketahui variabel ataupun media pembelajaran yang cocok digunakan dengan pembelajaran blended. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kumpulan hasil penelitian yang berkaitan dengan model pembelajaran blended yang telah dilaksanakan selama masa pandemi yang ditinjau secara keseluruhan, ditinjau dari variabel terikat serta ditinjau dari media pembelajaran yang digunakan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode meta-analisis terhadap 10 artikel penelitian yang dikumpulkan melalui Publish or Perish. Hasil temuan pada penelitian ini didapat bahwa: (1) secara keseluruhan pembelajaran blended mempengaruhi pembelajaran matematika siswa sebesar 2,19 kali, (2) variabel terikat yang dipengaruhi paling besar oleh pembelajaran blended adalah pemecahan masalah yaitu sebesar 4,55 kali, dan (3) media pembelajaran mendapat pengaruh paling besar dari pembelajaran blended merupakan online media yaitu sebesar 2,79 kali. Hal ini menunjukkan bahwa model pembelajaran blended sangat berpengaruh pada pembelajaran matematika serta efektif digunakan sebagai alternatif model pembelajaran yang dilakukan selama pandemi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azhari, M. M., & Santosa, C. A. H. F. (2023). Meta-analisis: Penerapan model blended learning dalam pembelajaran matematika selama masa pandemi. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(3), 519–528. https://doi.org/10.33654/math.v9i3.2488

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free