Abstract
Nominal tegangan yang adadalamtiap bus dalamsebuahsaluraninterkoneksibiasanyaberbeda-beda.Namun nominal maksimaldan minimal tegangantelahdiaturkepersentasebatastertentu.Penelitianinibertujuanuntukmelihat nominal tegangan-tegangan yang beradadalamsaluraninterkoneksiSulselrabar.Disampingitujugauntukmenunjukkantitikdengannilaijatuhteganganterbesar agar dapatmenjadiperhatianutamaolehperusahaanpenyediajasakelistrikan. Pengujianinidilakukandenganmenggunakan software Digsilentpowerfactory 15 yang hasilnyakemudiandibandingkandenganperhitungan manual danjuga data log dari Perusahaan Listrik Negara padatahun 2016. DenganpengujianmenggunakanDigsilentPowerfactorydidapatiterdapatsembilan bus yang beradadibawah nominal 150 kV massing masingyakniBontoala, Panakukang, Tello, Tello lama, Mandai, Kima, Pangkep, MamujudanPalopodimanakondisi paling rendahberada di bus Bontoalladenganperbedaansebesar 5.7 persendarinilaitegangannominalnya
Cite
CITATION STYLE
Saini, M., Yunus, M. Y., Akbar, R., & Yassir, M. (2019). ANALISIS JATUH TEGANGAN PADA SISTEM KELISTRIKAN 150 kV SULSELRABAR MENGGUNAKAN DIGSILENT POWERFACTORY 15. Jurnal Teknik Mesin Sinergi, 16(2), 190–196. https://doi.org/10.31963/sinergi.v16i2.1514
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.