Abstract
Introduction: World Health Organization (WHO) data in the WHO global anaemia estimates in 2025, shows that the prevalence of anemia in women of reproductive age (15-49) in the world in 2023 is around 30.7%. According to the 2023 Indonesian Health Survey (SKI) report, the prevalence of anemia among adolescent girls is 18%. Anemia in adolescent girls can cause disruptions in the menstrual cycle, which affects hormonal balance and adolescent reproductive health. One of the factors contributing to the increasing cases of anemia in adolescents is the lack of knowledge about the condition. One of the efforts to increase knowledge is through health education by using animated videos. The purpose of the study was to determine the effectiveness of animated videos on knowledge about anemia in adolescent girls at SMP Negeri 3 Ngaglik, Sleman. Method: Type of quantitative research quasi experimental method with pre and post test design without control. The number of samples was 58 respondents using purposive sampling technique. The intervention was in the form of education using animated videos about anemia. The data collection technique uses questionnaires and data analysis used by the Wilcoxon test. Results: the results of data analysis showed an increase in knowledge scores after being educated, with an average increase of 2.5 and a p-value of 0.003. Conclusion: animated videos have been shown to be effective in increasing knowledge about anemia in adolescent girls at SMP Negeri 3 Ngaglik, Sleman.Pendahuluan: Data World Health Organization (WHO) dalam WHO global anaemia estimates tahun 2025, menunjukan bahwa prevalensi anemia pada wanita usia reproduktif (15-49) di dunia tahun 2023 berkisar sebesar 30,7%. Laporan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi anemia remaja putri sebesar 18%. Anemia pada remaja putri dapat menyebabkan gangguan pada siklus menstruasi, yang berpengaruh pada keseimbangan hormon dan kesehatan reproduksi remaja. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya kasus anemia pada remaja adalah kurangnya pengetahuan tentang kondisi tersebut. Salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan adalah melalui edukasi kesehatan dengan menggunakan video animasi. Tujuan penelitian untuk mengetahui efektivitas video animasi terhadap pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMP Negeri 3 Ngaglik, Sleman. Metode: Jenis Penelitian kuantitatif metode quasi eksperiment dengan desain pre and post test without control. Jumlah sampel sebanyak 58 responden dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa edukasi menggunakan video animasi tentang anemia. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data yang digunakan uji Wilcoxon. Hasil Penelitian: hasil analisis data menunjukkan adanya peningkatan skor pengetahuan setelah diberikan edukasi, dengan rata-rata peningkatan sebesar 2,5 dan nilai p-value sebesar 0,003. Kesimpulan: video animasi terbukti efektif terhadap peningkatan pengetahuan tentang anemia pada remaja putri di SMP Negeri 3 Ngaglik, Sleman.
Cite
CITATION STYLE
Endang Lestiawati, E. L., Desti, Cristin Wiyani, Ririn Wahyu Widayati, & Tia Amestiasih. (2026). Efektivitas Edukasi Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan Anemia Pada Remaja Putri. HEALTH CARE: JURNAL KESEHATAN, 14(2), 229–236. https://doi.org/10.36763/7e83rx62
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.