Efektivitas Buah Kawista untuk Menghambat Bakteri Staphylococcus epidermidis

  • Puspodewi D
  • Nugroho Y
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kawista merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai obat yang dapat berfungsi sebagai antibakteri. jenis bakteri yang sering menginfeksi manusia yaitu Staphtlococcus epidermidis yang termasuk CNS yang paling sering dipelajari. Untuk tujuan masa kini, definisi faktor virulensi sangat luas, terdiri dari gen dan protein yang memfasilitasi pembentukan infeksi pada tubuh manusia. Alkaloid, saponin, tanin, flavonoid merupakan salah satu zat yang berfungsi ssebagai antibakteri. Antibakteri adalah suatu zat yang dapat mengganggu pertumbuhan atau bahkan membunuh bakteri dengan cara mengganggu metabolisme bakteri. Buah kawista diperoleh dari kabupaten Rembang Jara Tengah.Buah diblender kemudian diperas sehingga menghasilkan konsentrasi 100%, dilakukan metode pengeringan dingin (freeze dryer) kemudian dibuat konsentrasi 400 mg/mL. Pengujian antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran. Hasil penelitian menunjukkan freeze dryer buah kawista 100% dapat menghambat Staphylococcus epidermidis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Puspodewi, D., & Nugroho, Y. E. (2021). Efektivitas Buah Kawista untuk Menghambat Bakteri Staphylococcus epidermidis. Pharmaqueous: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 2(2), 95–100. https://doi.org/10.36760/jp.v2i1.169

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free