Abstract
Bougainvillea (bugenvil atau bunga kertas) merupakan jenis bunga populer di Indonesia dengan warna yang cerah dan variasi yang menarik. Meskipun banyak ditanam, pemahaman mendalam tentang adaptasi dan morfologi tanaman ini masih terbatas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan menanam bugenvil, terutama di kalangan Ibu PKK RT 20 Kelurahan Pakuan Baru Kota Jambi. Fokus utama adalah memenuhi unsur hara tanaman, dengan memanfaatkan limbah pertanian, seperti sabut kelapa, sebagai bahan pupuk kalium organik. Tanaman bugenvil umumnya dibiarkan tumbuh sekitar 1 meter sebagai tanaman hias. Pemakaian pupuk organik cair dari sabut kelapa diharapkan dapat meningkatkan produksi bunga bugenvil, menciptakan tampilan warna yang lebih cerah dan subur. Penyuluhan dilakukan melalui dua tahap, yaitu pemberian materi pembuatan pupuk organik cair dari sabut kelapa dan demonstrasi penggunaannya pada penanaman. Ibu-ibu PKK RT 20 Kelurahan Pakuan Baru Kota Jambi menunjukkan antusiasme tinggi dan partisipasi aktif dalam kegiatan ini. Hasil penyuluhan menunjukkan pemahaman yang baik dari kelompok PKK tersebut. Diharapkan, peningkatan pemahaman ini akan mendorong mereka untuk memproduksi pupuk organik cair dari sabut kelapa dengan dosis yang tepat, sehingga tanaman bugenvil atau bunga kertas ini dapat berkembang optimal, menghasilkan bunga yang indah dan lebat.
Cite
CITATION STYLE
Nasution, H., Emanauli, & Yusfaneti. (2023). Pupuk Cair Sabut Kelapa untuk Produksi Bougainvillea: Penyuluhan pada PKK RT 20, Kelurahan Pakuan Baru, Kota Jambi. Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 49–54. https://doi.org/10.53867/jpm.v3i2.89
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.