Pengaruh Serbuk Sengon, Daun Jati, dan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap Kultivasi Jamur Tiram (Pleurotus spp.)

  • Nina Herliyana E
  • Lul Godi R
  • Rusniarsyah L
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pleurotus cystidiosus (jamur tiram coklat) dan Pleurotus djamor (jamur tiram merah) merupakan salah satu jenis jamur kayu yang banyak dikonsumsi masyarakat karena memiliki kandungan gizi yang tinggi. Limbah serbuk gergaji kayu sengon, Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS), dan serasah daun jati menjadi alternatif sebagai media tanam dalam kultivasi jamur tiram. Penelitian ini bertujuan mempelajari pertumbuhan dan produksi jamur tiram (Pleurotus spp.) pada media yang mengandung serbuk gergaji kayu sengon, TKKS, daun jati, dan Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap Faktorial. Faktor pertama terdiri atas jamur tiram cokelat dan merah, faktor kedua terdiri atas 6 komposisi media. Hasil penelitian menunjukkan formula 2 (serbuk sengon 1860 g + daun jati 300 g) memberikan pengaruh terbaik pada fase vegetatif dengan rata-rata pertumbuhan miselium 0,75 cm/hari. Fase generatif paling baik dalam 2 kali panen diperoleh formula 4 (serbuk gergaji kayu sengon dengan TKKS 1:2) yaitu 9 hari. Total bobot basah tertinggi diperoleh formula 4 yaitu 103,39 g dengan nilai efisiensi biologis 53,28%. Hama dan penyakit yang ditemukan adalah tungau, Collembola, dan Trichoderma sp.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nina Herliyana, E., Lul Godi, R., & Rusniarsyah, L. (2025). Pengaruh Serbuk Sengon, Daun Jati, dan Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap Kultivasi Jamur Tiram (Pleurotus spp.). Journal of Tropical Silviculture, 16(1), 57–63. https://doi.org/10.29244/j-siltrop.16.1.55-61

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free