Abstract
Pada sebuah perencanaan proyek pembangunan, faktor utama yang perlu diperhitungkan adalah perihal biaya dan waktu, karena dua faktor itu adalah hal yang terpenting dalam perencanaan. Dengan berkembangnya teknologi, maka metode dalam proyek pembangunan juga mengalami kemajuan pesat, sehingga setiap pembangunan proyek konstruksi dituntut agar bisa diselesaikan tepat waktu. Dalam hal ini metode yang dipakai untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan metode Least Cost Analysis. Tujuan dari metode Least Cost Analysis adalah untuk memperoleh hasil hubungan yang optimal antara waktu dengan biaya proyek pembangunan. Berdasarkan hasil Analisa dan pembahasan yang dilakukan pada Proyek Pembangunan Gedung Ruang Kelas Baru MAN Kota Surabaya setelah dipercepat menggunakan metode Least Cost Analysis dengan durasi normal 165 hari dan biaya proyek sebesar Rp. 4.422.881.344,65, dan setelah dilakukan percepatan dengan menggunakan metode Least Cost Analysis durasi proyek berubah menjadi 161 hari dan biaya proyek menjadi Rp. 4.420.460.852,65. Dengan presentasi pengurangan waktu sebesar 2,42% dari perencanaan dan presentase pengurangan biaya proyek sebesar 0,04% dari perencanaan. Perbandingan biaya normal dengan biaya setelah dipercepat adalah sebesar Rp. 2.420.492,00. Kata Kunci: Biaya Optimal, Durasi Optimal, Least Cost Analysis
Cite
CITATION STYLE
Riza, M. N., & Witjaksana, B. (2022). ANALISA BIAYA DAN WAKTU DENGAN MENGGUNAKAN METODE LEAST COST ANALYSIS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG RUANG KELAS BARU MAN KOTA SURABAYA. Jurnal Kacapuri : Jurnal Keilmuan Teknik Sipil, 5(1), 308. https://doi.org/10.31602/jk.v5i1.7560
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.