Abstract
Potensi pariwisata di Indonesia yang mengagumkan membuat pemerintah ingin memanfaatkannya dengan baik, salah satunya untuk menunjang perekonomian negara. Salah satu alasan pemerintah memberikan perhatian besar dan dorongan untuk pengembangan sektor pariwisata karena pariwisata sebagai salah satu sektor penyumbang devisa terbesar. Hal ini berarti bahwa pemerintah ingin terus meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara agar penerimaan devisa juga meningkat. Provinsi Bali dan NTB merupakan dua dari beberapa daerah yang menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara. Namun, potensi pariwisata yang dimiliki Bali dan NTB terancam dengan bencana-bencana yang melanda kedua daerah tersebut. Beberapa bencana yang telah terjadi tahun 2010-2019 yaitu, erupsi Gunung Rinjani, erupsi Gunung Agung dan Gempa Lombok. Bencana tersebut diduga berdampak terhadap kunjungan wisatawan mancanegara. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran umum serta mengetahui dampak bencana terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Analisis ARIMA intervensi digunakan pada penelitian ini untuk menjawab tujuan tersebut. Hasil pengujian menunjukkan bahwa erupsi Gunung Rinjani dan Gempa Lombok berdampak signifikan terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali dan NTB, sedangkan erupsi Gunung Agung hanya berdampak terhadap kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali. Dampak bencana paling besar dirasakan di Provinsi NTB saat Gempa Lombok.
Cite
CITATION STYLE
Wardhani, E. D. (2021). PEMODELAN ARIMA INTERVENSI MULTI-INPUT UNTUK ANALISIS DAMPAK BENCANA TERHADAP KUNJUNGAN WISATAWAN MANCANEGARA KE PROVINSI BALI DAN NTB. Seminar Nasional Official Statistics, 2020(1), 1011–1020. https://doi.org/10.34123/semnasoffstat.v2020i1.583
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.