TAFSIR AYAT-AYAT PEREMPUAN: KRITIK ATAS FATWA KEAGAMAAN BIAS GENDER (STUDI PEMIKIRAN HERMENEUTIKA KHALED M. ABOU EL FADL)

  • Atika A
  • Latif M
  • Syafi’i A
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Maraknya kasus kekerasan seksual dan tindakan asusila yang dialami kaum perempuan pada saat ini meyakinkan bahwa gagasan Khaled tentang perempuan penting untuk diapresiasi dan dikembangkan. Metode penelitian yang digunakan adalah library research dengan cara menganalisis kajian-kajian yang berkaitan dengan pemikiran Khaled. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, yakni: pertama, kontribusi keilmuan Khaled yang mendeskripsikan gagasan tentang posisi perempuan dalam Islam yang ditampilkan dalam buku Atas Nama Tuhan. Pemikiran-pemikiran Khaled memperkaya pengetahuan dan wacana pemikiran-pemikiran hukum Islam kontemporer. Melalui buku ini, Khaled menambah wawasan kita dalam pemikiran Islam yang juga dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Kedua, kontribusi bagi Studi Hadits yang memberikan pemahaman dan pencerahan atas beragam hadis yang perlu dipahami secara tekstual dan kontekstual. Perdebatan-perdebatan terkait dengan dalil-dalil yang bersumber dari Hadis hendaknya dikaji secara mendalam agar makna yang tersirat dapat tersampaikan secara tepat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Atika, A., Latif, M. A., & Syafi’i, A. (2019). TAFSIR AYAT-AYAT PEREMPUAN: KRITIK ATAS FATWA KEAGAMAAN BIAS GENDER (STUDI PEMIKIRAN HERMENEUTIKA KHALED M. ABOU EL FADL). Equalita: Jurnal Pusat Studi Gender Dan Anak, 1(1), 51. https://doi.org/10.24235/equalita.v1i1.5157

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free