Abstract
Adsorben kitosan silika (KS) dari abu sekam padi dan kitosan pharmaceutical grade dari cangkang udang untuk adsorpsi Pb(II) telah dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pH dan waktu adsorpsi terhadap kemampuan adsorpsi ion Pb(II) oleh KS. Abu sekam padi diekstraksi menjadi natrium silikat menggunakan NaOH. KS dibuat melalui metode sol gel dengan variasi volume kitosan dan silika yaitu 1:1 (KS 1:1) dan 2:1 (KS 2:1). Silika tanpa kitosan (KS 0:1) disintesis sebagai pembanding. KS hasil sintesis dikarakterisasi menggunakan FTIR. Kestabilan KS diuji menggunakan larutan pH 2-5 selama 24 jam. Pengaruh pH dan waktu adsorpsi diuji menggunakan larutan Pb(II). Konsentrasi Pb(II) sisa diukur menggunakan AAS (Atomic Absorption Spectrophotometer). Hasil identifikasi gugus fungsional FTIR KS menunjukkan serapan pada bilangan gelombang 1637,02 cm-1 dan 1060,1 cm-1 yang menunjukkan vibrasi tekuk –OH dari Si-OH dan vibrasi ulur Si-O dari Si-O-Si. Serapan pada bilangan gelombang 1557,99 cm-1 dan 1420,47 cm-1 menunjukkan vibrasi tekuk –NH dan vibrasi simetri –CN dari kitosan. KS 2:1 memiliki kestabilan 9% lebih tinggi dibandingkan dengan KS 1:1 pada pH 2-5 selama 24 jam. Pengaruh pH adsorpsi untuk adsorpsi Pb(II) oleh KS 2:1 pada pH 2-5 terus meningkat hingga mencapai pH optimum pada pH 5 dengan kemampuan adsorpsi sebesar 39,4 mg/g. Pengaruh waktu adsorpsi untuk adsorpsi Pb(II) meningkat dan mencapai waktu adsorpsi optimum pada waktu adsorpsi 20 menit. Data waktu adsorpsi menunjukkan bahwa KS 2:1 mengikuti model kinetika pseudo orde kedua dengan konstanta laju reaksi sebesar 9,072 g mmol-1 mnt-1.
Cite
CITATION STYLE
Prehatini, H. S., & Amaria, A. (2023). PENGARUH PENAMBAHAN KITOSAN PADA SILIKA ABU SEKAM PADI SEBAGAI ADSORBEN KITOSAN-SILIKA UNTUK MENURUNKAN ION Pb(II). Unesa Journal of Chemistry, 12(2), 64–72. https://doi.org/10.26740/ujc.v12n2.p64-72
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.