Analisis Mise En Scene Pada Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Sutradara Sunil Soraya

  • Al Hafiz A
  • Pratama F
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan mengamati fenomena terhadap subjek yang akan dijabarkan melalui fakta-fakta yang lebih spesifik, transparan, dan mendalam mengenai estetika formalis menurut Sergei Eisestein yang memfokuskan pada konstruksi dan komposisi film dengan lebih mengedepankan gaya desain artistik dalam film. Sergei Eisenstein menyebutkan terdapat empat pokok utama estetika formalis yaitu, Mise-en-scane, Sinematografi, Montase, dan Suara. Sedangkan analisis yang dilakukan penulis adalah analisis interpretasi dengan pendekatan Estetika Formalis, yang berfokus kepada mise-en-scane, dan sinematografi pada beberapa scene film tenggelamnya kapal van der wijck (2013). Adapun hasil yang didapatkan seperti pemilihan shot film yang nyaman di mata penonton dan setting 1930-an yang sangat terbangun pada film melalui tata rias, kostum, dan warna film. Hasil analisis data dalam penelitian adalah film ini memiliki pemilihan shot-shot dan setting/latar yang bagus karena dapat membangun setiap suasana dalam film sehingga dapat dengan mudah dipahami dan berkesan bagi penonton.

Cite

CITATION STYLE

APA

Al Hafiz, A., & Pratama, F. M. (2024). Analisis Mise En Scene Pada Film Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck Sutradara Sunil Soraya. Jurnal Pendidikan, Penciptaan Seni Dan Budaya, 1(1), 14–27. https://doi.org/10.62710/ef0cbe71

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free